Sabtu, 23 Agustus 2008

MELANGKAH

(teruntuk mitratama 05-06)


Apabila umur telah dinganga kubur
Ingatkah kita pada gebrak kaki
yang dahulu menyatu di hati
pada barisan sepatah-patah
menyanyikan himne dengan tengadah

Kita adalah selarik ombak
yang memintal singgasana tepat berpijak
dengan untaian ragu dan securah angan
Juga sebersit sajak, tentang harapan dan kemuliaan

Kebersamaan antara kita teramat sederhana
Hingga menyisakan seloroh bagi ulat dalam kepompong waktu senja

Kenang-kenanglah pusaran hari
dimana semangat bergemuruh di setiap kesunyian
Kenang-kenanglah putaran bumi
higga sepi jadi teman yang terpendam

Tidak ada komentar: